Beranda Denpasar News Walikota Jaya Negara Teken MoU dengan BPSDMP Kemenhub, Cetak SDM Transportasi Unggul...

Walikota Jaya Negara Teken MoU dengan BPSDMP Kemenhub, Cetak SDM Transportasi Unggul Berbasis Daerah Lewat Program Pembibitan Taruna

bvn/hmden

TEKEN MOU – Walikota I Gusti Ngurah Jaya Negara melaksanakan penandatanganan MoU dengan BPSDMP Kemenhub serta PKS antara Pemkot Denpasar dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD dan Politeknik Transportasi Darat Bali di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/7).

 

SEMARANG (BALIVIRALNEWS) –

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi menandatangani memorandum of understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/7). Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan penandatanganan MoU dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan. Selain itu, turut ditandatangani PKS antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD dan Politeknik Transportasi Darat Bali.

Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) transportasi melalui program pembibitan taruna Kementerian Perhubungan. Kerja sama ini diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan, sekaligus menyiapkan tenaga profesional yang nantinya dapat mengabdi dan mendukung pembangunan sektor transportasi di Kota Denpasar.

Walikota I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, penandatanganan MoU dan PKS ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan Kementerian Perhubungan guna meningkatkan kualitas SDM di bidang transportasi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan atas kepercayaan dan kesempatan untuk menjalin kerja sama ini. Bagi kami, ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan awal dari kolaborasi yang diharapkan mampu melahirkan SDM transportasi yang profesional, kompeten, dan siap menjawab kebutuhan pembangunan daerah,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Semarak Hari Kemerdekaan, Desa Ubung Kaja Gelar “Darah Merah Merdeka”

Lebih lanjut, Jaya Negara menjelaskan, kebutuhan akan SDM transportasi yang berkualitas semakin penting seiring dengan pesatnya perkembangan Kota Denpasar sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pariwisata, dan mobilitas masyarakat di Bali. Karena itu, peningkatan kapasitas aparatur maupun generasi muda melalui pendidikan kedinasan menjadi investasi jangka panjang bagi daerah.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Denpasar untuk mengikuti pendidikan di bawah Kementerian Perhubungan. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan kembali mengabdi di daerah dengan membawa kompetensi dan inovasi yang mampu mendukung penyelenggaraan transportasi yang aman, tertib, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Suharto mengatakan, penguatan SDM transportasi merupakan kebutuhan yang sangat mendesak di tengah semakin kompleksnya tantangan sektor transportasi. Peningkatan jumlah kendaraan, kemacetan, perkembangan teknologi transportasi, hingga persoalan keselamatan dan polusi udara memerlukan SDM yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan manajerial yang baik.

Menurutnya, program pembibitan taruna menjadi salah satu solusi strategis dalam mencetak tenaga profesional di bidang transportasi. Melalui pola pembibitan tersebut, putra-putri daerah memperoleh pendidikan secara terarah untuk kemudian kembali mengabdi di daerah asalnya.

“Melalui skema pembibitan ini, kami ingin memastikan setiap daerah memiliki SDM transportasi yang mampu merencanakan, mengelola, dan mengembangkan sistem transportasi secara komprehensif. Dengan demikian, mereka dapat menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional maupun daerah,” ujar Suharto.

Penandatanganan MoU dan PKS tersebut diharapkan menjadi awal sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Kota Denpasar dan BPSDMP Kementerian Perhubungan dalam mencetak SDM transportasi yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang transportasi. (wes/hmden)