ist
BANTUAN – Walikota Jaya Negara menyerahkan bantuan sembako kepada pemangku dan warga kurang mampu, Kamis (17/2/2022).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Dalam rangka peringatan HUT ke-234 Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar bersinergi dengan BPD Bali Cabang Utama mengadakan bakti sosial berupa penyerahan bingkisan paket sembako dan paket sarana prokes berupa masker dan hand sanitizer kepada pemangku pura yang menjadi amongan Pemkot Denpasar, pecalang dan keluarga kurang mampu di Kelurahan Peguyangan.
Bantuan ini diserahkan langsung Walikota Denpasar IGN Jaya Negara yang dampingi Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Kepala BPKAD Putu Kusumawati, Kepala BPD Cabang Utama Denpasar Putu Darmapatni dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai secara simbolos kepada perwakilan pemangku, Kamis pagi (17/2) di lobi kantor Walikota Denpasar.
Walikota Denpasar Jaya Negara mengatakan, bantuan ini merupakan langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam menanggulangi kasus covid-19 di Denpasar secara berkelanjutan sampai pandemi ini benar-benar terkendali. Dengan bantuan sembako ini diharapkan dapat meringankan beban yang dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara juga mengajak seluruh elemen masyarakat, stakeholder dan masyarakat untuk bersama-sama kompak dan kuat menghadapi pandemi ini. Diharapkan juga melalui penyaluran bantuan sembako ini dapat memberikan support pangan bagi Pemangku Pura Amongan Denpasar, pecalang dan keluarga kurang mampu di Kelurahan Peguyangan.
Sementara Kepala BPKAD Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati mengatakan, paket sembako dan sarana prokes tersebut merupakan bentuk CSR dari BPD Bali Cabang Utama Denpasar sebagai salah satu wujud kepedulian terhadap kesejahteraan para pemangku dan masyarakat Kota Denpasar khususnya di Kelurahan Peguyangan sebagai Desa Binaan BPKAD Kota Denpasar.
Adapun yang menerima bantuan ini yakni Pemangku Pura Amongan Denpasar (Pura Jagatnatha, Pura Lokanatha, Pura Pengubengan dan Pura Selonding) sebanyak 14 paket, pecalang di Kelurahan Peguyangan 25 paket, pemangku di Kelurahan Peguyangan 50 paket, dan KK kurang mampu 31 paket.
“Mengingat situasi saat ini kita sedang menghadapi suasana PPKM Level 3, acara bakti sosial ini dikemas secara sederhana dan dilakukan secara simbolis dengan prokes ketat, dan hanya dihadiri oleh instansi terkait secara terbatas,” katanya. (gie/hmden)








































