Beranda Badung News Bupati Badung Tanam Pohon Bodhi Sebagai Pelestarian dan Ketahanan Ekologis

Bupati Badung Tanam Pohon Bodhi Sebagai Pelestarian dan Ketahanan Ekologis

bvn/hmbad

POHON BHODI – Penanaman pohon bodhi (ficus religiosa) secara serentak di tiga lokasi sekaligus yakni Pecatu, Kapal dan Pelaga, Selasa (8/4).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan hubungan harmonis antara manusia dan alam sebagai bagian dari Tri Hita Karana, Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan penanaman pohon bodhi (ficus religiosa) secara serentak di tiga lokasi sekaligus yakni Pecatu, Kapal dan Pelaga, Selasa (8/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Badung yang berfokus pada upaya menjaga keseimbangan ekologis di kawasan suci.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ny. Rasniathi Adi Arnawa melaksanakan penanaman pohon di Pura Wimukti, Desa Pecatu, Kuta Selatan. Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta dan Ny. Yunita Alit Sucipta melaksanakan penanaman di Pura Sada, Kelurahan Kapal, Mengwi, sementara Sekretaris Daerah IB Surya Suamba bersama Ny. Olivia Surya Suamba melakukan penanaman di Pura Penataran Agung Pucak Mangu, Desa Pelaga, Kecamatan Petang.

Penanaman ini merupakan langkah kongkret pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kesakralan pura sebagai titik keseimbangan antara manusia, alam beserta kekuatannya.

Pohon bodhi dikenal sebagai pohon yang memberi keteduhan, menyerap karbon dan berperan penting dalam konservasi air dan tanah. Selain itu pohon bodhi juga memiliki nilai filosofis yang mendalam, kehadirannya di lingkungan pura diharapkan mampu memperkuat fungsi ekologis kawasan suci serta menciptakan ruang yang asri dan menyejukkan.

Sebelum melaksanakan penanaman rangkaian kegiatan diawali dengan melaksanakan persembahyangan sebagai bentuk penghormatan terhadap kekuatan alam semesta dan harapan agar proses penanaman berjalan lancar serta membawa manfaat berkelanjutan.

Dengan dipilihnya Pura Wimukti, Pura Sada dan Pura Penataran Agung Pucak Mangu sebagai lokasi penanaman, Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan bahwa kawasan suci tidak hanya dijaga dari aspek religius, tetapi juga dilestarikan secara ekologis. Diharapkan pohon-pohon yang ditanam pada hari tersebut akan tumbuh menjadi simbol keteduhan, perlindungan yang berkelanjutan bagi pemerintah dan masyarakat. (dev/hmbad)

Baca Juga  Mahasiswa FTP Unud Sabet Medali Perak dan Perunggu di Kejuaraan Nasional "Open Tournament" Pencak Silat Banyuwangi Championsip II Tahun 2022