Beranda Denpasar News Sekda Alit Wiradana Tinjau Persiapan Pembangunan TPST Suwung

Sekda Alit Wiradana Tinjau Persiapan Pembangunan TPST Suwung

0
Hosting Indonesia

bvn/hmden

TPST – Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana meninjau persiapan pembangunan TPST Suwung, Rabu (4/5/2022).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Guna memastikan persiapan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Tahura Suwung, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana didampingi Asisten Bidang Perekenomian dan Pembangunan (Asisten II), Anak Agung Gede Risnawan, Kabag Adbang I Gede Cipta Sudewa serta instansi terkait lainnya melakukan peninjauan lokasi rencana dibangunnya TPST di Tahura Suwung, Kecamatan Densel, pada Rabu (4/5).

“Pemantauan ini dilakukan sebagai lanjutan dari pemantauan pada 22 April 2022 lalu. Saat ini sudah tidak ada aktivitas pemulung di lahan yang akan dibangun, dalam waktu dekat pembersihan akan dilakukan untuk persiapan ground breaking,” ujar Alit Wiradana.

Lebih lanjut dikatakannya, tanggal 8 Mei akan dilakukan pengecekan kembali. Hal ini mengingat pentingnya pembangunan TPST untuk mengantisipasi rencana penutupan TPA Suwung yang sudah nyaris penuh. Tahun ini Pemkot Denpasar akan membangun tiga TPST yang berlokasi di Desa Kesiman Kertalangu, Desa Padangsambian Kaja dan Tahura Suwung.

Dengan dibangunnya 3 TPST tersebut serta TPS3R yang di beberapa Desa dan Kelurahan lanjut Wiradana, mudah-mudahan permasalahan sampah di Kota Denpasar dapat tertangani dengan baik. “Penanganan sampah ini juga menjadi program prioritas Walikota Denpasar dan menjelang dilaksanakan Presidensi G20 yang bertempat di Bali, sehingga pengolahan sampah ini harus menjadi perhatian penting bersama,” kata Wiradana.

Sementara Kabag Adbang Setda Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa mengatakan, pembangunan fisik TPST ini dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, sementara pengelolaannya akan dilakukan oleh Pemkot Denpasar melalui APBD. Rencananya pada 9 Mei akan mulai groundbreaking. Karena itu, pihaknya melakukan koordinasi semakin intensif dengan pihak-pihak terkait di wilayah Pesanggaran dan Serangan, seperti kelian banjar, kepala lingkungan, maupun dengan kelompok pemulung di wilayah tersebut.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun luas lahan yang dijadikan TPST ini mencapai satu hektar. Setengah hektar di sebelah utara jalan akan dijadikan rumah pengolahan kompos. “Rencana pembangunan ini pun sudah dikonsultasikan Pemkot Denpasar dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP),” kata Cipta Sudewa.

Selebihnya dikatakan Cipta Sudewa, tender fisik bangunan sudah berjalan dan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Untuk anggaran proyek fisik 3 TPST pagu DIPA Kementerian PU senilai Rp 105 miliar. (gie/hmden)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaWawali Arya Wibawa Hadiri Upacara Melaspas dan Piodalan di Pura Besakih Pemecutan Batan Kemoning
Artikel berikutnyaKasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 4 Orang, Kasus Aktif Sisa 0,03 Persen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here