Beranda Bali News SMK TI Bali Global Badung “Sembilan Tahun Berkarya Membangun Generasi Juara”

SMK TI Bali Global Badung “Sembilan Tahun Berkarya Membangun Generasi Juara”

bvn/sar

POTONG TUMPENG – Pembina Yayasan Prof. Made Bandem memotong tumpeng yang menandai puncak perayaan HUT ke-9 SMK TI Bali Global Badung, Sabtu (15/11/2025).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) TI Bali Global Badung, Sabtu (15/11/2025) merayakan HUT ke-9 di bilangan Dalung, Kuta Utara. Puncak HUT ke-9 SMK TI Bali Global Badung diisi dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan hadiah dan piagam penghargaan dari berbagai lomba.

Selain kepala sekolah I Made Indra Aribawa, SH, puncak HUT juga dihadiri Pembina Yayasan Pendidikan Bali Global Denpasar Prof. I Made Bandem, Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan, perwakilan Disdikpora Bali, anggota DPRD Denpasar Ketut Ngurah Aryawan serta sejumlah undangan lainnya. Hadir juga ratusan siswa SMK TI Bali Global Badung yang kini jumlahnya kian meningkat.

HUT ke-9 ini, ujar Kepala SMK TI Bali Global Badung Made Indra Aribawa, mengangkat tema “Sembilan Tahun Berkatya Membangun Generasi Juara”. Untuk ini, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang terbaik bagi peserta didik yang bukan hanya mengasah kecerdasan tetapi juga membentuk karakter. “Di sinilah para siswa dibentuk agar memiliki kompetensi, etos kerja dan mental juara yang nantinya akan mereka bawa ketika terjun ke dunia industri,” tegasnya.

Kasek I Made Indra Aribawa

Selama 9 tahun perjalanan ini, katanya, SMK TI Bali Global Badung telah banyak meraih pencapaian yang membanggakan baik dalam bidang akademik maupun non-akademik seperti olah raga, seni dan berbagai kompetisi lainnya. Ini dibuktikan dengan diraihnya juara berbagai ajang lomba di skup nasional, internasional maupun tingkat provinsi. Salah satunya juara di Kejuaraan Wushu Championship, kemudian juara nasional di kejuaraan kempo, serta juara lomba film vertikal internasional.

Baca Juga  Wajib Pajak Antusias Manfaatkan Pelayanan PBB P2 di CFD Renon

Pencapaian luar biasa yang patut disyukuri adalah keberhasilan sekolah untuk menjadi sekolah teaching factory. SMK TI Bali Global Badung satu-satunya di Bali yang memelopori teaching factory. Ini sudah mendapatkan reward langsung dari Disdikpora. Pihaknya juga berhasil menciptakan sebuah tari yang diharapkan bisa menjadi maskot sekolah.

Dia juga berharap, kian banyak prestasi yang bisa diraih sehingga SMK TI Bali Global Badung makin dikenal secara luas oleh masyarakat. Tidak hanya di Bali, tetapi juga di luar Bali. Ini terbukti dengan pendaftar di SMK TI Bali Global Badung tak hanya dari Bali tetapi ada dari luar Bali. Mereka khusus datang untuk bersekolah di SMK TI Bali Global Badung.

Untuk SPMB 2026-2027, per tanggal 10 November sudah dibuka dan animo masyarakat luar biasa. Belum dibuka saja, sudah ada 40 pendaftar, 20 yang sudah melakukan registrasi ulang. “Ini menunjukkan SMK TI Bali Global Badung makin dikenal. Hal ini ditambah lagi dengan branding kita memang mengkhusus di bidang teknologi informasi,” tegasnya.

Bagaimana masa depan siswa setelah menamatkan pendidikan di SMK TI Bali Global Badung? Menjawab ini, Indra Aribawa menyatakan, pihaknya sudah kerja sama dengan 97 industri yang tersebar di Bali maupun di luar Bali. Beberapa industri sudah menginvestasikan untuk membuat kelas industri. Saat ini ada Axio Class Program, Sriwijaya Class Program. Animo industri sangat tinggi untuk membuat kelas industri.

“Dengan banyaknya kerja sama ini, tidak menutup kemungkinan, jika bagus pada pelaksanaan PKL, anak-anak kami direkrut. Terbukti juga setiap tahun 70 persen siswa terserap ke dunia industri dan sisanya itu melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun perguruan tinggi swasta.

Baca Juga  Percepat Digitalisasi Daerah, Kota Denpasar Selenggarakan HLM TP2DD

Pembina Yayasan Pendidikan Bali Global Denpasar Prof. I Made Bandem yang ditemui di sela-sela perayaan HUT SMK TI Bali Global Badung menyatakan, pihaknya dari pimpinan Yayasan Bali Global Badung sangat gembira bahwa perkembangan SMK TI cukup signifikan. Banyak jadi juara di berbagai perlombaan terutama di IT dan itu sangat membanggakan.

Pihaknya dari yayasan step by step selalu mendukung perbaikan dari kampus ini. Kantornya biar nyaman, punya studio yang baik, ini akan memicu juga mereka menjadi juara di masa-masa yang akan datang. “Yang paling penting tahun ini, penerimaan siswa di sini signifikan kenaikannya. Tahun ini, SMK TI menerima lebih dari 250 orang siswa,” tegasnya.

Prof. Bandem mendorong yayasan untuk mengembangkan SMK-SMK di wilayah lainnya. Saat ini, SMK TI belum ada di Tabanan dan Gianyar. “Bupatinya selalu mendorong kami bisa mengembangkan. Mudah-mudahan dengan kemampuan yang lebih signifikan nanti, kami sudah berpikir ke arah itu juga,” katanya.

Kepada pemerintah, Bandem berharap selalu memberikan dukungan terutama teknologi modern. Selama ini pemerintah selalu consern terhadap teknologi tradisional seperti subak dan arsitektur. Tentang TI yang modern ini, perlu perhatian yang lebih banyak. Karena kita tak bisa tidak, bersaing ke dunia internasional lewat teknologi modern atau digital. Ini sudah menjadi bagian daripada kehidupan sekarang,” ungkapnya.

Saat ini, dunia film dan animasi misalnya, sudah sangat maju. Kalau ini dibina, diberikan perhatian, kita akan memiliki animasi-animasi yang mungkin sekelas dengan apa yang dilakukan di Hollywood atau di Malaysia. (sar)