Beranda Badung News Jaga Kestabilan Harga di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, Satgas Pangan dan...

Jaga Kestabilan Harga di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, Satgas Pangan dan TPID Pantau Distributor, Pasar Modern dan Pasar Tradisional

0
Hosting Indonesia

hmbad

DISTRIBUSI – Tim Satgas Pangan dan TPID Kabupaten Badung memantau kelancaran distribusi dan kestabilan harga barang kebutuhan pokok ke beberapa distributor, pasar modern dan pasar tradisional, Rabu (6/4).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Memasuki Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Tim Satgas Pangan dan TPID Kabupaten Badung yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung Ida Bagus Gede Arjana didampingi Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Badung AA Sagung Rosyawati dan perwakilan dari Satpol PP Kabupaten Badung melaksanakan pemantauan kelancaran distribusi dan kestabilan harga barang kebutuhan pokok ke beberapa distributor, pasar modern dan pasar tradisional. Pemantauan dilakukan di antaranya Gudang Bulog Sempidi, Distributor CV Cristal Cargo Permai, Pasar Modern Tiara Gatsu dan Pasar Tradisional Dalung Permai, Rabu (6/4).

Seusai pemantauan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung IB Gede Arjana mengatakan, memasuki Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Tim Satgas Pangan dan TPID Kabupaten Badung melaksanakan pemantauan terkait dengan ketersediaan kebutuhan bahan pangan, distribusi dan kestabilan harga barang ke beberapa distributor. “Hari ini kami turun untuk memantau terkait ketersediaan kebutuhan bahan pangan, distribusi dan kestabilan harga barang dalam rangka bulan suci Ramadhan menjelang Hari Raya Idul Fitri ke beberapa distributor, pasar modern maupun pasar tradisional,” katanya.

Dari pemantauan tersebut didapati ketersediaan bahan pangan masih mencukupi, hanya daya beli masyarakat sedikit mengalami penurunan dan itu wajar karena faktor pandemi. Terkait dengan harga minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan yang mengalami gejolak di lapangan disebabkan kurangnya stok minyak dan tersendatnya pasokan dari distributor ke pasar tradisional. Perbandingan harga dari pasar tradisional dan pasar modern terjadi perbedaan yang tidak terlalu signifikan,” ungkapnya seraya mengimbau para pedagang dan konsumen agar tetap menerapkan protokol kesehatan. (dev/hmbad)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaGandeng PUPAR Unud, Dispar Bali Kaji Pola Perjalanan Wisata Jalur Darat
Artikel berikutnyaPemkab Badung Terima Kunja Pemkab Ende Terkait Tata Kelola Pelayanan Publik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here